Aku ingin menghapusnya dengan tidak meninggalkan jejak.
Aku ingin memilikinya dengan segala daya upaya.
Aku ingin memaki dengan segenap hati.
Aku ingin berontak dengan sekuat tenaga.
Pertama, aku tidak tahu mengapa aku harus percaya.
Kedua, aku tidak mengerti, mengapa si perasa itu lenyap.
Ketiga, aku menyadari ketakutan mulai memelukku.
Adakah sesuatu yang mampu membuatku lega? Kapan?
Adakah jalan yang mampu membuatku melangkah? Di mana?
Adakah ia memperlihatkan sisinya yang katanya begitu manusiawi? Bagaimana mungkin?
Adakah keyakinan yang tercipta setelahnya? Seberap besar?
Adakah hal yang mampu menjelaskan SEMUA ini? Kenapa?
Aku menginginkan hari--tanpa terlewati.
No comments:
Post a Comment