Hari ini aku mengamatimu, dari kejauhan dan kecanggihan teknologi tentu saja. Bersyukur kalau kamu cukup bahagia di sana. Bersyukur kalau kamu memiliki teman, sahabat, mungkin yang lebih dari itu di sana, saudara mungkin....
Ah..., betapa ini pilu, namun cukup terhibur.
Aku tahu tidak ada jaminan kau kembali. Tapi aku tahu Dia pasti memberiku pengertian.
Wednesday, August 25, 2010
Wednesday, August 18, 2010
Miss You
Aku merindukanmu..
Aku teringat sinar matamu, amarah di matamu, sendu yg pernah singgah di matamu..
Aku tertegun mengingat senyummu, suara tawamu, suara marah dan gelisahmu.
Aku terpaku bila wangi parfummu kadang terlintas di hidungku dan aku berpaling untuk sekedar melihat siapa, walau aku tahu itu bukan..
Aku menghentikan gerakan sendok garpuku ketika aku teringat ucapan doa makanmu, aku tertawa kecil, kali ini berdoa saja sendiri..
Aku merasa tak perlu menangis untukmu, walau kadang perih dan sakit, kau yang bilang begitu.
Aku bersyukur sebab seseorang berkata aku punya sejuta alasan untuk bahagia..
Aku bersyukur menjumpai sebuah tulisan yang menulis, "janganlah kamu kuatir."
Aku tahu kesedihan hanyalah bagian dari kehidupan, resiko dari keputusan, dan kadang-kadang kita diizinkan merasakannya..
Karena itu sekalipun aku sedih karenamu, aku bersyukur, dan aku sungguh merindukanmu.
Aku teringat sinar matamu, amarah di matamu, sendu yg pernah singgah di matamu..
Aku tertegun mengingat senyummu, suara tawamu, suara marah dan gelisahmu.
Aku terpaku bila wangi parfummu kadang terlintas di hidungku dan aku berpaling untuk sekedar melihat siapa, walau aku tahu itu bukan..
Aku menghentikan gerakan sendok garpuku ketika aku teringat ucapan doa makanmu, aku tertawa kecil, kali ini berdoa saja sendiri..
Aku merasa tak perlu menangis untukmu, walau kadang perih dan sakit, kau yang bilang begitu.
Aku bersyukur sebab seseorang berkata aku punya sejuta alasan untuk bahagia..
Aku bersyukur menjumpai sebuah tulisan yang menulis, "janganlah kamu kuatir."
Aku tahu kesedihan hanyalah bagian dari kehidupan, resiko dari keputusan, dan kadang-kadang kita diizinkan merasakannya..
Karena itu sekalipun aku sedih karenamu, aku bersyukur, dan aku sungguh merindukanmu.
Saturday, August 14, 2010
A Little too Estimate Me
Sungguh.. Aku tahu dengan pasti apa yang menjadi debu dan salju dalam pikiranku.. Namun begitu penuh muatannya hingga aku tak ingin lagi menampungnya.. Siapakah yang dapat menilai suatu kebenaran atau kesalahan? Siapakah yang berhak mengintervensi kehidupan seseorang dan menjadikannya sebagai perbincangan ringan, obrolan tengah hari mungkin? Manusiakah?
Terkadang aku ingin berbuat semaunya dan cuek saja.. Tapi aku tahu itu tidak mungkin.
Aku menghela napas. Nyaris dirimu membuatku sesak napas tiba-tiba.. Mengapa sekarang jadi berantakan? Aku ingin melepas semua yang bisa dilepas.. Tapi aku tidak sanggup.. Sekaligus tidak sanggup mengakui kenyataan bahwa kau.. Sama saja.
Terkadang aku ingin berbuat semaunya dan cuek saja.. Tapi aku tahu itu tidak mungkin.
Aku menghela napas. Nyaris dirimu membuatku sesak napas tiba-tiba.. Mengapa sekarang jadi berantakan? Aku ingin melepas semua yang bisa dilepas.. Tapi aku tidak sanggup.. Sekaligus tidak sanggup mengakui kenyataan bahwa kau.. Sama saja.
Subscribe to:
Posts (Atom)