Pages

Monday, December 27, 2010

Impossible

Seandainya semua impian bisa menjadi nyata…. Entah mengapa sulit rasanya menerima kenyataan yang sama sekali bukan dirimu.
Begitu kau terbangun dan menjejakkan kaki di tanah, seolah-olah kau berada pada tubuh orang lain. Seolah-olah kau terhilang dari jiwamu dan merasuki raga yang sama sekali tak kau kenal.
Kau berusaha tersenyum di tengah keterasinganmu. Berusaha melakukan sesuatu dan menjadi dirinya. Tapi tak urung juga kau berpikir, sebenarnya apa yang sedang kulakukan? Ya…, tidak enak.
Ketika kau bertanya pada orang lain, dan kata termudah untuk menghiburmu adalah, “come on…, u can’t do anything, just accept it.” Tidak perlu melakukan apa-apa, apa yang terjadi, hadapi saja. Well, sungguh mudah berbicara, tapi tak menghibur.

Lalu pikiranmu beralih menjadi, Bagaimana jika aku melakukan sesuatu? Ketika kau mulai bangkit dan berharap, ternyata impianmu seringan debu, dan kau tertiup.

Lantas apakah pasrah dan berjalan saja adalah yang terbaik?

No comments:

Post a Comment