Pages

Friday, May 24, 2013

Fall to Pieces

Tulisan itu...., seperti catatan yang membuatmu teringat, saat kau merasa sedang kehilangan memorimu.

Aku ingin mencatat, kisah-kisah yang pernah singgah dalam memoriku.
Ketika semua impian berubah menjadi sebuah memori, ketika harapan menguap begitu saja, karena... kau  sendiri yang memutuskan untuk menjadikannya sebuah ingatan.

Dimulai dari...--?
Ingatkah pada roller coaster yang membuat kepalamu berada di bawah, dan seseorang menyakinkanmu bahwa kau tidak akan jatuh? Aku ingat. Bagaimana genggaman dan tatapan itu menyakinkanku, bahwa semua akan baik-baik saja. Dan benar, aku tidak jatuh.
Ingatkah pada dinginnya udara di pagi hari? Menghalangi pandanganku terhadapmu dan kau--masih tetap di sana, dan kau--tidak pergi.
Ingatkah pada segala candaan dan komentarmu tentang, bagaimana pakaianku hari ini? Tentang bagaimana aku memutar bola mataku dan membuang pandanganku ke arah kaca jendela di samping kursi pengemudi? Dan kau menyesalinya dan berharap aku memutar wajahku menghadapmu. Aku ingat.
Dan..., ingatkah pada segala jarak yang begitu dekat, yang membuat detak jantung seolah-olah menyatu dan tidak akan lepas?

Itu semua memoriku.
Aku bukan pengingat yang baik, tapi aku tidak lupa sepenuhnya.

Dari sekian banyak hal yang pernah terjadi, aku menepis itu dan berjalan. Aku memutuskan dan menghindar. Aku tertawa dan khawatir. Akankah kau baik-baik saja? Akankah semua keegoisan akan terbang begitu saja? Dan ke mana langkah ini selanjutnya?

---

Langit dan Bumi itu bertemu
Sebuah pilihan itu memiliki resiko
Pada batasan yang seluas itu
Jam dinding besar berputar semakin cepat
Membiarkan kereta melaju
Mengubah pemandangan di luar sana
Ke mana?
Di mana?
Mengapa?

No comments:

Post a Comment