Well, aku tak mengerti apa maumu. Aku pusing menjawab semuanya. Kalau ada recycle been, wah girang setengah mati, deh! Atau kalau aku punya pensieve, nggak kalah girang.
Aku lelah! Aku lelah kau buatku gemetar raga dan jiwa, kau tahu tidak?
Mengapa tidak ada lagi kebahagiaan di antara kita?
Aku bertanya-tanya, jika digambarkan, dengan simbol tanda tanya font 72!
Aku bertanya seluruhnya! Kau buatku mati rasa, kau muncul tiba-tiba, kau membuat lingkaran mataku menghitam dan sembab. Tahu tidak?!
Kau minta maaf dan khawatir, kau begitu dan HANYA begitu! Apa aku sungguh tidak layak bahagia saat berjalan denganmu, hah? Kadang-kadang aku ingin LARI! aku ingin lari sejauh mungkin, aku ingin diam sediam mungkin, aku ingin berpikir dengan akal sehatku, karena selama ini mungkin aku berpikir tapi akal sehatku nggak ikutan rapat pikiran.
Aku resah dan gelisah. Setiap malam kau membuatku seperti ini, siapa yang tidak lelah? siapa yang tidak sakit?! ke mana dirimu saat aku membutuhkan seseorang? Haruskah kucari orang lain selain dirimu yg bisa membuatku bahagia, cinta tanpa ego, harga diri, terjepit keadaan, dsb. Kalau boleh kuungkapkan, jika keadaan menjepitmu, seharusnya kau sendiri bisa mengambil jalan lain untuk menghubungiku, itulah pengorbanan.
Saatku sakit kau tidak ada. Saatku butuh seseorang kau tidak muncul. Saatku menangis kau tidak menghiburku. Saatku ingin bercerita dan kubahagia, kau juga tidak ada bersamaku. Saatku tidak bisa tidur, mungkin kau tertidur lelap. Saatku kacau, kau menghilang! kau menghilang! menghilang! Sadarkah bahwa kau sungguh menyakitiku? Ku tanya kau di mana, lama-lama aku bertanya siapa dirimu.
No comments:
Post a Comment